Apa Sih Prinsip Dasar Menu Food Combining

Menu Food combining sejatinya tidaklah rumit namun memang di butuhkan komposisi yang tepat agar asupan gizi tetap terjaga. Pola makan food combining dirancang selaras dengan siklus metabolisme tubuh agar proses proses pencernaan makanan, penyerapan sari makanan dan pemanfaatannya untuk tubuh, serta pembuangan sampah makanan berlangsung efektif dan efisien. Dengan demikian seluruh organ tubuh dapat bekerja sesuai dengan kapasitasnya.

Apa itu Food Combining?

Food Combining adalah sebuah pengaturan pola makanan yang di sesuaikan dengan sistem percernaan alamiah tubuh untuk mendapatkan Ph netral (Ph 7,35 – 7,45) antara asam dan basa. Prinsip dasar combining ini di harapkan agar organ-organ pencernaan tubuh kita dapat bekerja sebagai mana mestinya, dalam artian semua organ dapat bekerja optimal.

Contoh Jadwal Food Combining

Panduan Jadwal Food Combining

Tujuan utama food combining adalah untuk mendapatkan pola makan yang sehat serta optimalisasi dari gizi makanan yang di serap oleh tubuh juga maksimal. Bisa di katakan dengan food combining akan melatih penyerapan gizi dan pembuangan sisa makanan dengan baik, dampaknya tentu saja menjadikan organ tubuh menjadi baik pula.

Diet Food Combining

Food Combining tidak hanya menjadikan organ dalam tubuh menjadi sehat dan optimal karena efeknya juga akan tampak pada sistem kekebalan tubuh, hal ini di picu karena penyerapan gizi menjadi sangat maksimal sehingga produksi enzim dalam tubuh juga lancar. Adapun beberapa efek lain yakni bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh dan juga sangat tepat untuk menurunkan berat badan, maka dari itu banyak pada pelaku diet menerapkan menu food combining untuk mendongkrak program diet.

Diet Food Combining sempat menjadi tren beberapa waktu silam, karena selain tidak ribet juga cenderung aman bagi tubuh mengingat food combining sifatnya pemaksimalan menu makanan dan sistem pencernaan. Namun banyak pula beberapa pakar gizi dan medis yang kontra dengan food combining karena menganggap bahwa tubuh manusia sanggup mencerna bermacam2 makanan tertentu dalam waktu tertentu pula. Metode Food Combining sendiri cenderung memakan makanan tertentu saja dan pada waktu/jadwal yang sudah di tentukan.

Contoh Menu Food Combining

Berikut contoh jadwal menu food combining yang kami kutip dari Food combining indonesia, menu di bawah ini adalah opsi paling ideal bagi anda yang ingin mendapatkan hasil maksimal dalam menerapkan food combining

Menu dan Jadwal Food Combining Ideal

Jam Aktivitas Menu Makan
05.00Bangun pagiSegelas air hangat dengan perasan jeruk nipis/lemon
07.00Makan pagi / SarapanJus buah segar tanpa gula
09.00Kudapan PagiBuah segar, potong kecil2 secukupnya. Makan potongan buah hanya saat lapar.
12.00Makan SiangHarus menu Protein seperti ayam goreng, taoge goreng, lalapan, sayur segar, dan sambal
16.00Kudapan SoreLumpia isi sayur dan 1 gelas susu kedelai di tambah 1 sendok manu murni
20.00Makan MalamNasi Merah, tumis brokoli, tahu-tempe goreng, lalapan sayur segar, sambal

Jika jadwal menu food combining di atas di rasa sulit silakan mencoba menu alternatifnya di bawah ini

Jam Aktivitas Menu Makan
05.00Bangun pagiSegelas air hangat dengan perasan jeruk nipis/lemon
07.00Makan pagi / SarapanSarapan buah potongan, sesuaikan buah musiman saat itu.
09.00Kudapan PagiBuah segar, potong kecil2 secukupnya. Makan potongan buah hanya saat lapar.Gunakan sisa potongan buah saat sarapan tadi.
12.00Makan SiangNasi, semur tahu, tempe goreng, dan irisan 1 buah timun segar
16.00Kudapan Soresiomay yang isinya tahu, kentang, dan kol rebus dengan sedikit bumbu kacang.
20.00Makan MalamKetoprak, lotek, pecel atau gado-gado tanpa telur

Minum Air Hangat JENIPER Saat Bangun Tidur

Minum segelas air putih hangat yang telah dicampur 2-3 sendok makan air JENIPER (Jeruk Nipis Peras) akan membantu proses detoksifikasi alami yang sedang terjadi. Air hangat akan berguna untuk mengaktifkan enzim dalam tubuh, sedangkan Air jeruk nipis/lemon merupakan tonikum bagi Liver yang telah bekerja terlalu keras saat kita tidur.

Perlu di perhatikan saat pencampuran air hangat ini yakni air hangat duluan baru kemudian air jeruk nipis perasnya, jangan terbaik karena efeknya berbeda. Lalu saat meminum air hangat Jeniper tadi sebaiknya satu teguk demi satu teguk hingga habis, jangan langsung di habiskan sekali waktu.

Makan Pagi dan Kudapan Pagi

Menu maka pagi yang paling cocok adalah buah segar, bisa berupa buah potong, salad buah, jus buah, lassi atau smoothie. Buah menyediakan energi siap pakai, berupa gula biuah, yang dapat dicerna dan diserap tubuh secara efisien, tanpa perlu energi metabolisme yang terlalu besar. Hal ini sangat sesuai dengan metabolisme dipagi hari yang masih berada pada siklus pembuangan dan tubuh belum siap menjalankan fungsi pencernaan makanan.

Karena mudah dicerna, buah segar lebih cepat meninggalkan lambung sehingga kitapun menjadi segar. Kita perlu mengonsumsi buah kira-kira setiap 2 jam sekali untuk memenuhi tuntutan rasa lapar dan menjaga konsentrasi gula darah sehingga tetap berenergi. Jika ingin kenyang yang lebih lama, perkaya hidangan buah atau jus buah dengan plain yougurt. Perkaya sajian buah dengan sedikit (1-2 sendok makan) kacang-kacangan panggang/sangrai, seperti kenari, almond, kacang tanah, walnut, hazelnut, dan brazil nut. Sama seperti gula buah, lemak kacang-kacangan tergolong lemak sehat yang mudah dicerna.

Selain plain yougurt, makanan hewani yang boleh dimakan pada pagi hari menurut aturan Food Combining adalah telur yang dimasak tanpa atau sedikit minyak goreng, misalnya telur rebus atau omelet (telur dadar). Komposisi asam amino telur yang baik menjadikan protein telur mudah dicerna dan diserap tubuh. Hanya saja santap telur rebus atau omelet secara terpisah dari sajian buah. Konsumsi buah 15-30 menit sebelum mengonsumsi telur. Untuk sajian omelet, telur boleh dicampur dengan sayuran, seperti wortel, brokoli, bawang bombai, paprika dan tomat.

Makan Siang dan Makan Malam

Siang hari merupakan waktu paling ideal menyantap menu protein hewani, lebih ideal daripada malam hari meskipun pada jam makan siang dan makan malam tubuh kita samasama berada dalam siklus mencerna. Makanan hewani membutuhkan proses pencernaan lebih lama daripada pati. Makanan hewani membutuhkan waktu cerna 4-6 jam sedangkan pati hanya 2-3 jam. Jika kita mengonsumsi menu protein pada malam hari pukul 19.00, kemungkinan makanan belum tercerna semua ketika siklus sudah berpindah ke menyerap pukul 20.00. Akibatnya tumpukan makanan yang menumpuk akan terlambat tercerna akan menumpuk dan menjadi toksin

Jika makan siang dengan menu protein hewani, isi makan malam dengan menu pati. Pati selain bisa dikombinasikan dengan sayuran dengan tempe tahu dapat pula dikombinasikan dengan polong-polongan secukupnya. Contoh polong-polongan antara lain kacang hijau, kacang merah, kacang tolo, kacang garbanzo (chickpea), miju-miju (lentil/dhal). Polong-polongan kaya akan protein, juga pati dan serat. Oleh karena, dalam food combining polong-plongan dengan makanan hewani (daging, unggas, ikan) akan menghasilkan campuran yang buruk karena menyulitkan kerja pencernaan. Namun polong-polongan masih mungkin dikombinasikan dengan pati (nasi, pasta, bihun dan umbi-umbian) selama jumlahnya tidak berlebihan.

Menurut aturan , konsumsi protein hewani dan pati setiap hari harus diimbangi dengan sayuran dengan porsi 3 kali lebih banyak, diukur berdasarkan volumenya. Konsumsi sebagian sayuran tersebut secara mentah untuk memasok kebutuhan vitamin anti oksidan, enzim dan fitonutrisi tubuh. Jika tidak mampu menghabiskan sayuran sebanyak jumlah tersebut, konsumsi sebagian sayuran dalam bentuk jus sayuran.

Kudapan Sore

Kudapan sore paling aman adalah sayuran, misalnya salad atau sup sayuran. Hidangan salad sayuran boleh diperkaya dengan sedikit ta buran kismis, kacang-kacangan, seperti kenari,kacang tanah, almond, mete atau biji-bijian, seperti wijen. Kudapan sayuran dapat pula berupa potongan sayuran dengan saus celup, seperti potongan wortel mentah, mentimun, paprika, bit dengan saus mayonaise, saus rujak manis (gula merah) atau saus gado-gado. Kudapan sayuran merupakan pilihan paling tepat jika anda sedang menjalankan program penurunan berat badan.

Jika anda ingin menaikkan atau mempertahankan berat badan pilih kudapan pati. Anda tidak perlu khawatir, kudapan pati tidak menaikkan berat badan yang sudah seimbang. Jika menjalankan Food combining secara disiplin, sistem metabolisme tubuh akan bekerja secara efektif dan efisien sehingga tubuh secara otomatis menjalankan fungsi setpoint. Yaitu sistem kontrol alami tubuh yang mengendalikan berat badan idaman setiap orang. Mungkin berat badan kita memang bertambah atau berkurang pada suatu waktu sehingga kita tampak lebih kurus atau gemuk tetapi berat badan tersebut akan segera kembali pada setpoint.

Untuk sore hari, anda dapat pula menikmati kudapan protein hewani yang mudah dicerna, misalnya telur rebus atau omelet dengan campuran sayuran yang dimasak dengan sedikit minyak. Degan demikian, ketika waktu makan malam tiba, lambung anda sudah siap mencernanya dengan baik.

Sebaiknya nikmati kudapan sore bersama secangkir teh hijau atau teh herba hangat tanpa tambahan gula. Teh herba bisa dibuat sendiri dengan cara menyeduh bahan bumbu rempah yang mudah diperoleh, misalnya jahe, serai, daun jeruk atau ketumbar dengan air mendidih.

Menjelang Sore

Secangkir atau segelas jus sayuran merupakan penutup yang mengasyikkan dari serangkaian makanan sehat setiap hari. Agar nyaman pilihlah jus dengan komposisi yang enak, misalnya paprika ( manis ), wortel (manis), batang seledri (manis), kol hijau atau merah (manis), kapri (manis), buncis mini atau buncis baby (manis), tomat (manis asam), touge (netral) dan labu siam atau labu air (netral). Jika rasana masih kurang menggugah, tambahkan 1-2 sendok makan air jeruk lemon/nipis.

Jika memungkinkan, jus sayuran bisa saja dipindahkan ke sore hari. Dan untuk menjelang tidur, nikmati teh hijau atau teh herba hangat.

Demikian, terimakasih telah membaca Prinsip Dasar Menu Food Combining, semoga artikel tentang kesehatan di atas bermanfaat, dan mulailah hidup sehat dari sekarang.